Developing Critical Language Awareness through Culturally Responsive and Multilingual Pedagogies in Postgraduate English Language Education

Penulis

  • Muhammad Rifki Khaerurahman Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1766

Kata Kunci:

pembelajaran kooperatif, hasil belajar, motivasi belajar

Abstrak

Pendidikan pada abad ke-21 menuntut peserta didik untuk tidak hanya menguasai konten, tetapi juga mengembangkan keterampilan esensial seperti motivasi, kolaborasi, dan berpikir kritis. Namun, banyak mahasiswa di pendidikan tinggi masih menunjukkan tingkat keterlibatan yang rendah dan interaksi yang terbatas selama kegiatan pembelajaran, yang pada akhirnya berdampak negatif terhadap pencapaian akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan mahasiswa program sarjana pendidikan biologi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif dapat menciptakan lingkungan kelas yang lebih aktif dan suportif, meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja akademik mereka. Disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif dapat menjadi model pedagogis yang efektif untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dan meningkatkan hasil belajar di konteks pendidikan tinggi

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alamsyah, T. P. (2025). Culturally responsive teaching: A systematic review of implementation in Indonesian classrooms. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 45–62.

Darics, E. (2025). Critical language awareness as a future imperative: Seeing CLA as a metacognitive and civic competency. Frontiers in Communication, 10, Article 1623193. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1623193

Fairclough, N. (Ed.). (2014). Critical language awareness. Routledge.

García, O., & Li, W. (2014). Translanguaging: Language, bilingualism and education. Palgrave Macmillan.

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Liang, Y., & Yu, J. (2024). Investigating critical language awareness and critical cultural awareness in EFL materials use. Language Awareness. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/09658416.2024.2434012

Mukhalalati, B. A., & Taylor, A. (2022). Applications of social learning theories in professional education: A systematic overview. Frontiers in Education, 7, Article 869123. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.869123

Patras, Y. E. (2024). Today and the future of culturally responsive teaching: Trends, implications, and directions for Indonesian education. Jurnal Pendidikan: Kajian dan Riset Pendidikan, 12(3), 201–218.

Sembiante, S. F., Guzzetti, A. M., & Llopart, P. B. (2023). Translanguaging: A pedagogy of heteroglossic hope. International Journal of Multilingualism, 20(4), 310–328. https://doi.org/10.1080/13670050.2023.2212835

Storheil, I. V., Sandvik, M., Aamot, K. G., Aarnes, S. D., & Aarsand, P. (2024). Translanguaging strategies in multilingual newly arrived students: Supporting academic text production. Journal of Multilingual and Multicultural Development, 45(2), 145–162. https://doi.org/10.1080/01434632.2024.2250366

Diterbitkan

2025-10-31

Cara Mengutip

Khaerurahman, M. R. . (2025). Developing Critical Language Awareness through Culturally Responsive and Multilingual Pedagogies in Postgraduate English Language Education. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 4(3), 541–546. https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1766

Terbitan

Bagian

Artikel