Andalusia: Ketika Islam, Kristen, dan Yahudi Hidup Berdampingan dalam Keemasan Ilmu

Penulis

  • Adinda Wardah Fitriah Universitas Negeri Jakarta
  • Sirojuddin As"ad Universitas Negeri Jakarta
  • Muhammad Fatthar Adha Chiessa Universitas Negeri Jakarta
  • Abdul Fadhil Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2897

Kata Kunci:

Andalusia, La Convivencia, sejarah intelektual Islam, koeksistensi antaragama, dzimmi, gerakan penerjemahan

Abstrak

Artikel ini mengkaji fenomena keberdampingan antara komunitas Muslim, Kristen, dan Yahudi  di  Andalusia  (al-Andalus)  dari  abad  ke-8  hingga  ke-15,  yang  dalam historiografi Barat dikonseptualisasikan sebagai "La Convivencia." Dengan menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif yang dikombinasikan dengan analisis isi (content analysis), penelitian ini berargumen bahwa keemasan ilmu di Andalusia tidak dapat dipisahkan dari relasi sosial dan politik yang kompleks di antara ketiga komunitas keagamaan tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kolaborasi intelektual lintas agama menghasilkan pencapaian luar biasa dalam bidang filsafat, kedokteran, astronomi, matematika, dan penerjemahan sebagaimana tercermin dari tokoh-tokoh seperti Ibnu Rusyd, Maimonides, Al-Zahrawi, dan Hasdai ibn Shaprut ketidaksetaraan struktural dalam sistem dzimmi, tuntutan Arabisasi, dan dinamika politik kekhalifahan yang bergejolak tetap menetapkan batas partisipasi inklusif. Institusi seperti perpustakaan besar Cordoba, jaringan bayt al-hikmah, dan Sekolah Penerjemah Toledo menjadi ruang mediasi penting tempat ilmu melintas batas agama dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa La Convivencia sebaiknya dipahami bukan sebagai model toleransi sempurna yang diidealkan, melainkan sebagai kondisi dinamis yang memuat baik ruang-ruang inklusivitas maupun batas-batas eksklusivitas yang persisten, sehingga menawarkan refleksi historis yang kritis dan jujur bagi masyarakat Muslim kontemporer, khususnya Indonesia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kasus, S., Sebagai, A., Transfer, P., Islam, I., & Eropa, K. E. (2025). Ircham Fahim Firoro dan Zainuddin Fanani Sains Sebagai Jembatan. 1209. 7(2), 1209–1224.

Garmany, J., & Pereira, A. W. (2019). Understanding contemporary Brazil. Routledge.

Lappa, D. (2014). Variations on a religious theme: Jews and Muslims from the Eastern Mediterranean converting to Christianity, 17th & 18th centuries (Doctoral thesis, European University Institute). Florence, Italy.

Burnett, C. (2016). Arabic into Latin in the Middle Ages: The translators and their intellectual and social context. Routledge.

Kennedy, H. (2016). Muslim Spain and Portugal: A Political History of al-Andalus.

Routledge.

Various. (2016). Routledge Library Editions: Muslim Spain. Routledge.

Pendidikan, C. (2025). Cendikia pendidikan. 16(9), 1–4. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252

Pratama, M. D., Anggraini, F. P., & Alfarras, S. S. (2026). Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Andalusia : Jembatan Penuntun Penerang Kehidupan. November 2025.

Putra, O., Ahdillah, Z. A., & Khoerul, R. H. (2025). Dinasti Umayyah di Andalusia: Perkembangan Ilmu Pengetahuan (756-1031 M) Umayyad Dynasty in Andalusia: The Development of Science (756-1031 AD). 39–58. https://doi.org/10.22515/isnad.v6i01.11762

Sitasari, N. W., Psikologi, F., & Esa, U. (n.d.). MENGENAL ANALISA KONTEN DAN ANALISA TEMATIK.

Widodo, J., Al, I. A. I., Cepu, M., Ashar, A., Al, I. A. I., Cepu, M., Al, S. M. A., &

Cepu, M. (2023). Haryono, Eko . “Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam .” An-Nuur 13, no. 2 (2023). 2(2).

Chejne, A. G. (2015). Muslim Spain: Its History and Culture. University of Minnesota Press.

Fierro, M. (Ed.). (2020). The Routledge Handbook of Muslim Iberia. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315175959

Fahim Firori, I., & Fanani, Z. (2025). Sains Sebagai Jembatan Dialog Peradaban: Studi Kasus Andalusia Sebagai Pusat Transfer Ilmu Islam ke Eropa. Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 7(2), 1209–1224. https://doi.org/10.54437/ilmuna.v7i2.2898

Pendidikan, C. (2025). Cendikia Pendidikan: Jejak Sejarah Penaklukan Andalusia dan Dampaknya terhadap Peradaban Islam. Cendikia Pendidikan, 16(9), 1–4. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252

Pratama, M. D., Anggraini, F. P., & AlFarras, S. S. (2026). Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Andalusia: Jembatan Penuntun Penerang Kehidupan. RISOMA: Jurnal Riset

Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(1), 18–27. https://doi.org/10.61104/risoma.v4i1.1416

Putra, O., Ahdillah, Z. A., & Khoerul, R. H. (2025). Dinasti Umayyah di Andalusia: Perkembangan Ilmu Pengetahuan (756–1031 M). ISNAD: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 6(1), 39–58. https://doi.org/10.22515/isnad.v6i01.11762

Sitasari, N. W., Psikologi, F., & Esa, U. (n.d.). Mengenal Analisa Konten dan Analisa Tematik. Jurnal Psikologi Universitas Esa Unggul.

Wasserstein, D. J. (2021). The Jews of Muslim Spain. In D. Ruderman (Ed.), The Cambridge History of Judaism, Vol. 5: The Early Modern World (pp. 185–216). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781139047043.008

Widodo, J., Al, I. A. I., Cepu, M., Ashar, A., Al, I. A. I., Cepu, M., Al, S. M. A., &

Cepu, M. (2023). Haryono, Eko. "Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam." An-Nuur, 13(2).

Rodríguez Mediano, F. (2024). ¿Por qué escribir la historia de al-Andalus? Historia, memoria y temporalidad en la gestión del pasado. Arbor, 200(812), 2718. https://doi.org/10.3989/arbor.2024.812.2718

Andaluzyjska convivencia: Relacje międzykulturowe w średniowiecznej Andaluzji w wybranych powieściach historycznych. (2024). Intercultural Relations, 8(1(15), 93-109. https://doi.org/10.12797/rm.01.2024.15.06

Muhamad Nor Aiman Bin Mohd Nor Zaidi. (2024). The Role of Muwalladun, Mozarabs and Jews in Paving the Way for Coexistence in Andalusia 912 CE- 1110 CE: A Socio-Cultural Analysis of La Convivencia. IIUM Journal of Religion and Civilisational Studies,7(1),32–42.Retrieved from https://journals.iium.edu.my/irkh/index.php/ijrcs/article/view/329

Mousa, F. M., Abdul Hamid, F. A. A., & Mohd Nor, M. R. (2022). ﻣﻊ اﻹﺳﻼﻣﻲ اﻟﺘﻌﺎﯾﺶ ﻣﻌﺎﻟﻢ ھـ422-ـ316) اﻷﻧﺪﻟﺲ ﻓﻲ اﻟﺬﻣﺔ أھﻞ) [Features of Islamic coexistence with the people of Dhimmah in Andalusia (316–422 Hijrah)]. Muqaddimah: Journal of Islamic History and Civilization, 10(2). https://doi.org/10.22452/muqaddimah.vol10no2.4

Inter-religious Coexistence in Cordoba During the Umayyad Period. (2024). International Journal of Religion, 5(11), 414-421. https://doi.org/10.61707/8207kr87

Diterbitkan

2026-06-25

Cara Mengutip

Adinda Wardah Fitriah, Sirojuddin As"ad, Muhammad Fatthar Adha Chiessa, & Abdul Fadhil. (2026). Andalusia: Ketika Islam, Kristen, dan Yahudi Hidup Berdampingan dalam Keemasan Ilmu. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(2), 1549–1560. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2897

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama