Pelatihan Konselor Sebaya Tentang Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di DPPKB Kabupaten Karawang
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2904Kata Kunci:
Konselor Sebaya, Pelatihan, Kesehatan Reproduksi, Remaja, Pendidikan MasyarakatAbstrak
Permasalahan kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting karena fase transisi ini rentan terhadap perilaku berisiko. Keterbatasan pengetahuan berdampak pada pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, dan perilaku berisiko, sementara remaja sulit terbuka kepada orang dewasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan konselor sebaya dalam pendidikan kesehatan reproduksi remaja di DPPKB Kabupaten Karawang. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dihimpun dari pengelola, fasilitator, dan konselor sebaya melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan terlaksana secara sistematis melalui model ADDIE. Faktor pendukung meliputi pengembangan diri, dukungan kelembagaan, dan kepercayaan lingkungan, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan kompetensi awal, kurangnya dukungan lingkungan sekolah, dan tabu isu kesehatan reproduksi. Pascapelatihan, pengetahuan konselor sebaya meningkat signifikan pada indikator sistem reproduksi, kebersihan organ, kesadaran risiko, serta tanggung jawab peran.
Unduhan
Referensi
Cahyani, A. P., & Anggraini, N. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Vulva Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri di SMPN 1 Atap Satu Rawamerta Karawang. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 5(3), 1115–1124. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i3.16833
Fajarwati, D., Zenita, O., Fatimah, S., Susanti, R., Wijayanti, W., & Hidayah, S. N. (2023). Pendampingan Pembentukan Konselor Sebaya Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Usaha Kesehatan Sekolah. Communnity Development Journal, 4(2), 2203–2208.
Nadeak, B. (2019). Pembelajaran Manajemen Pelatihan dan Pengembangan. UKI Press.
Nurhayati, E. (2023). Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi. Indonesian Journal of Nursing Health Science ISSN, 8(1), 91–98.
Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Pelatihan Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Dan Keluarga Berencana, Pub. L. No. 13 (2020). https://peraturan.bpk.go.id/Details/225229/peraturan-bkkbn-no-13-tahun-2020
Permatasari, D., & Suprayitno, E. (2020). Implementasi Kegiatan Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya dalam Upaya Pencegahan Triad KRR di Pusat Informasi dan Konseling Remaja. Jurnal Ners Dan Kebidanan, 143–150. https://doi.org/10.26699/v7i1.ART.p143-150
Safithry, E. A., Dewi, I. S., & Zannah, F. (2019). Pelatihan Keterampilan Konseling Sebaya dalam Bidang Kesehatan Reproduksi Remaja. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 87–96. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v5i1.1140
Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pub. L. No. 20, 1 (2003). https://peraturan.bpk.go.id/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Yusita, I., Nuraeni, S., Idar, I., Nugraha, D., & Wahyudi, D. (2023). Pelatihan Konselor Sebaya Dalam Optimalisasi Pengetahuan Terhadap Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju, 4(01), 19–25. https://doi.org/10.33221/jpmim.v4i01.2287
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Silvi Nurrohmah, Ika Rizqi Meilya, Nia Hoerniasih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










