Understanding Customary Criminal Law in Indonesia

Authors

  • Siswadi Universitas Panca Bhakti
  • Henny Damaryanti Universitas Panca Bhakti
  • Agustinus Astono Universitas Panca Bhakti
  • Welhelmus Meligun Universitas Panca Bhakti

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1576

Keywords:

Adat, Hukum, Indonesia, Pidana, Restorative Justice

Abstract

 

Hukum pidana adat di Indonesia berakar pada nilai-nilai komunal yang menempatkan hukum sebagai sarana menjaga keseimbangan sosial dan kosmis. Berbeda dengan hukum pidana nasional yang menekankan kepastian dan sanksi retributif, hukum pidana adat lebih berorientasi pada pemulihan, rekonsiliasi, dan harmoni. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman mendalam mengenai hukum pidana adat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan pemahaman mendalam mengenai hukum pidana adat di Indonesia. Dengan menggunakan metode empiris dan pendekatan sosiologis. Temuan menunjukkan bahwa sanksi pidana adat lebih menekankan pada pemulihan, rekonsiliasi, dan pengembalian harmoni, misalnya melalui pembayaran adat dan ritual tertentu, daripada pada penghukuman individual. Mekanisme ini sejalan dengan prinsip restorative justice yang kini berkembang dalam hukum nasional. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal kodifikasi, legitimasi formal, dan relasi dengan hukum negara, hukum pidana adat tetap relevan sebagai sumber nilai keadilan yang berakar pada budaya, serta memperkaya sistem hukum nasional yang bersifat pluralistik.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-08-23

How to Cite

Siswadi, Damaryanti, H. ., Astono, A., & Meligun, W. . (2025). Understanding Customary Criminal Law in Indonesia. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2960–2967. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1576

Issue

Section

Artikel

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)