Implementasi Manajemen Bakat pada Profesi Apoteker dalam Mendukung Program Promosi Kesehatan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1875Keywords:
Manajemen bakat, apoteker, promosi kesehatan masyarakat, sumber daya manusia, inovasiAbstract
Tantangan pengelolaan sumber daya manusia di sektor kesehatan menuntut penerapan manajemen bakat yang efektif, terutama bagi profesi apoteker dalam mendukung program promosi kesehatan masyarakat (promkes). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen bakat pada apoteker, pengaruhnya terhadap kinerja dan profesionalisme, serta strategi penguatan berbasis inovasi. Metode yang digunakan ialah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis tematik terhadap literatur enam tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa tahapan manajemen bakat—rekrutmen, pengembangan, retensi, dan evaluasi—berperan penting dalam meningkatkan motivasi, kepemimpinan, serta kolaborasi apoteker dalam kegiatan promotif dan preventif. Strategi inovatif berbasis teknologi dan pengembangan berkelanjutan direkomendasikan untuk memperkuat peran apoteker dalam promkes secara inklusif dan berkelanjutan. Implikasinya, manajemen bakat yang terarah dapat memperkuat kontribusi apoteker terhadap promkes yang berkelanjutan dan berorientasi pada pembangunan kesehatan nasional.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Buyung Iqbal, Tontowi Jauhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













