Rekonstruksi Epistemik Era Digital melalui Perspektif Paradigma Ilmiah Kuhn: Analisis Literatur Filsafat Ilmu

Authors

  • Sul Padli Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Syahruni Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Syukur Universitas Negeri Makassar
  • M. Ridwan Said Ahmad Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1880

Keywords:

rekonstruksi epistemik, era digital, paradigma Kuhn

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi epistemik di era digital melalui perspektif paradigma ilmiah Thomas Kuhn dalam konteks budaya post-truth. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui identifikasi literatur, katalogisasi dokumen, serta pembacaan mendalam, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: pergeseran otoritas epistemik menuju algoritma, krisis verifikasi sebagai bentuk anomali ilmiah, meningkatnya risiko etis–epistemik, dan munculnya kebutuhan reorientasi epistemologi digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa era digital memunculkan tekanan paradigmatik yang menandai fase krisis dalam kerangka Kuhn. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi epistemik ini memiliki implikasi luas bagi pengembangan teori epistemologi digital, literasi kritis, dan regulasi pengetahuan berbasis algoritma. Kajian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi manifestasi krisis epistemik pada konteks sosial dan institusional yang lebih spesifik.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-20

How to Cite

Padli, S., Syahruni, N., Syukur, M., & Ahmad, M. R. S. . (2025). Rekonstruksi Epistemik Era Digital melalui Perspektif Paradigma Ilmiah Kuhn: Analisis Literatur Filsafat Ilmu. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 4385–4392. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1880

Issue

Section

Artikel

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.