Implementasi Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam Pelayanan Publik di Kota Depok
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1963Keywords:
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pelayanan Publik, Implementasi Kebijakan, Depok Single Window, Transformasi Digital, Birokrasi, E-governmentAbstract
Penelitian ini membahas implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam pelayanan publik di Kota Depok melalui penerapan Depok Single Window (DSW) sebagai inovasi digital pelayanan terintegrasi. Kajian dilakukan untuk menggambarkan sejauh mana penerapan SPBE mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis teori implementasi Van Meter dan Van Horn, penelitian menemukan bahwa meskipun SPBE mendorong penyederhanaan prosedur serta meningkatkan akses layanan, pelaksanaannya masih dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan literasi digital, kesiapan infrastruktur, integrasi antar-OPD, serta resistensi birokrasi. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen pemerintah daerah, tersedianya fasilitas teknologi, serta kesesuaian regulasi nasional, sedangkan penghambat utamanya mencakup budaya organisasi konvensional dan kompleksitas koordinasi antarinstansi. Penelitian menyimpulkan bahwa SPBE telah memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan publik di Kota Depok, namun hasilnya belum merata serta membutuhkan penguatan SDM, tata kelola digital, dan kesinambungan evaluasi agar transformasi digital dapat berjalan optimal dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Evi Satispi, Arbana Muhammad Arifin Ilham, Delta Nursyifa, Friza Dinar Kencana, Nur Andini Sulistia, Zahra Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













