Ekologi Perawatan Diri: Relasi Manusia-Alam dalam Pemanfaatan Daun Kelor untuk Kesehatan Wajah

Authors

  • Prihasti Najwa Nisa MTs Sunan Pandanaran Yogyakarta
  • Siti Nur Shabrina MTs Sunan Pandanaran Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2282

Keywords:

Ekologi Perawatan Diri, Daun Kelor, Kesehatan Wajah, Jerawat, Perawatan Alami

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bentuk perawatan diri berbasis relasi manusia dan alam dalam konteks kesehatan wajah. Kajian ini berangkat dari meningkatnya permasalahan kulit remaja, khususnya jerawat, serta kecenderungan penggunaan produk perawatan berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif sederhana, melibatkan siswi MTs Sunan Pandanaran sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap kondisi kulit wajah sebelum dan sesudah penggunaan masker daun kelor, meliputi tingkat jerawat, kelembaban, kehalusan, dan tampilan kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan masker daun kelor memberikan pengaruh positif terhadap perbaikan kondisi kulit wajah, terutama dalam mengurangi jerawat dan meningkatkan kelembaban kulit. Secara konseptual, temuan ini menegaskan bahwa praktik perawatan diri tidak hanya bersifat kosmetik, tetapi juga mencerminkan hubungan ekologis yang berkelanjutan antara manusia dan alam. Implikasi kajian ini menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam lokal secara bijak sebagai alternatif perawatan kesehatan yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta membuka peluang pengembangan konsep ekologi perawatan diri dalam kajian kesehatan dan lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-04-20

How to Cite

Nisa, P. N., & Shabrina, S. N. . (2026). Ekologi Perawatan Diri: Relasi Manusia-Alam dalam Pemanfaatan Daun Kelor untuk Kesehatan Wajah. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 29–39. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2282

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)