Resiliensi Psikologis Santri Tahfidz dalam Menghadapi Tekanan Akademik Dual- Curriculum di PP Hidayatul Qurro Pikatan Wonodadi Kabupaten Blitar

Authors

  • Muhammad Bagus 'Aufus Shofi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Nurul Hidayah IIK BHAKTA

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2454

Keywords:

Resiliensi Psikologis, Santri Tahfidz, Tekanan Akademik, Dual-Curriculum

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi resiliensi psikologis santri tahfidz di Pondok Pesantren (PP) Hidayatul Qurro yang menjalani sistem kurikulum ganda (dual- curriculum), yaitu kurikulum pesantren (tahfidz Al-Qur'an) dan kurikulum sekolah formal (SD/MI dan MAN). Tekanan akademik yang muncul dari tuntutan hafalan dan tugas sekolah seringkali menjadi beban psikologis bagi santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap santri, pengasuh, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi santri terbentuk melalui dukungan sosial yang kuat (aspek I Have), regulasi diri dan motivasi spiritual (I Am), serta kemampuan pemecahan masalah dan manajemen waktu (I Can). Faktor spiritualitas menjadi elemen kunci yang membedakan resiliensi santri tahfidz dengan pelajar umum dalam menghadapi tekanan akademik.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-04-20

How to Cite

Shofi, M. B. ’Aufus, & Hidayah , N. . (2026). Resiliensi Psikologis Santri Tahfidz dalam Menghadapi Tekanan Akademik Dual- Curriculum di PP Hidayatul Qurro Pikatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 752–760. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2454

Issue

Section

Artikel