Peran Sosial Kesenian Ubrug Terhadap Kehidupan Masyarakat Di Kota Cilegon
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2533Keywords:
Ubrug, cilegon, IndustrialisasiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bertahannya kesenian tradisional Ubrug di Kampung Linggarjati, Kota Cilegon, di tengah tekanan modernisasi dan industrialisasi yang masif. Sebagai kota industri, Cilegon mengalami perubahan struktur sosial yang cenderung mengarah pada pola hidup individualistik dan rasional, yang berpotensi menggerus eksistensi seni tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sosial kesenian Ubrug, bentuk interaksi yang terjalin, serta strategi adaptasi masyarakat dalam mempertahankan identitas budayanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci yang terdiri dari pelaku seni (Teater Wonk Kite), tokoh masyarakat, dan warga setempat. Analisis data dilakukan menggunakan perspektif Teori Fungsionalisme Struktural dan Interaksionisme Simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di tengah masyarakat industri Linggarjati, Ubrug tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan (entertainment), tetapi telah bertransformasi menjadi mekanisme pertahanan sosial (social defense mechanism). Secara manifest, Ubrug berperan sebagai media kritik sosial dan pendidikan moral yang disampaikan melalui humor kontekstual. Secara laten, Ubrug berfungsi sebagai perekat solidaritas sosial yang memulihkan hubungan komunal (Gemeinschaft) yang terfragmentasi oleh sistem kerja industri. Ubrug juga dimaknai sebagai simbol identitas kolektif masyarakat Banten dan sarana nostalgia budaya. Keberlangsungannya didukung oleh strategi adaptasi komunitas melalui improvisasi isu kontemporer, meskipun masih menghadapi tantangan struktural berupa keterbatasan ruang publik dan regenerasi pelaku seni.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lilis Khairunisa, Septi Kuntari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














