Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini pada Generasi Alpha
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1342Kata Kunci:
Bimbingan dan Konseling, anak usia dini, Era digital, Generasi AlphaAbstrak
Anak-anak generasi alpha cenderung mengalami penurunan dalam bersosialisasi, kesulitan mengelola emosi, dan risiko kecanduan layar. Dalam menghadapi tantangan ini, layanan bimbingan dan konseling pada anak usia dini menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bimbingan dan konseling dalam membantu anak usia dini agar mampu beradaptasi secara positif di tengah arus digitalisasi yang masif. Dengan pendekatan yang tepat maka anak bisa belajar mengelola emosi, bersosialisasi, dan tumbuh secara sehat. Penelitian ini menggunakan metode research library menggunakan metode pengumpulan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian ini adalah guru dan orang tua memegang peran sentral sebagai pembimbing dan pendamping anak dalam mengatasi tantangan era digital. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara guru, orang tua dan lingkungan untuk menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan anak secara holistik. Penerapan layanan bimbingan dan konseling yang adaptif dan sesuai perkembangan zaman sangat penting agar anak usia dini generasi alpha mampu tumbuh menjadi individu yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ode Yahyu Herliany Yusuf, Rosnawati, Rachmadani Wulandari , Arjunita Safitri, Nur Azizah, Winda Yulia, Yayuk Sunarti, Rasti Rahma, Eka Mustikawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














