Strategi Indonesia dalam Menekan Ketergantungan Impor Gandum dan Kedelai (2010–2023): Perspektif Ketahanan Ekonomi Nasional

Penulis

  • Moh Ibrohim Universitas Satyagama
  • Fikri Ardiyansyah Universitas Satyagama
  • Ryan Rudyarta Universitas Satyagama

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1513

Kata Kunci:

Ketahanan Pangan nasional, Impor Kedelai, Impor Gandum, strategi swasembada pangan

Abstrak

Ketergantungan Indonesia terhadap komoditas gandum dan kedelai pada rentang waktu 2010 hingga 2023 memperlihatkan tren yang meningkat. Meskipun secara data Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pertanian domestik. Ketergantungan ini memiliki implikasi terhadap ketahanan ekonomi nasional, terlebih dalam konteks krisis global, tekanann geopolitik dan gejolak harga pangan dunia. Penelitian ini akan menganalisis strategi pemerintah Indonesia dalam rangka menekan dan melepas ketergantungan impor dua komoditas vital tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis sekunder. Temuan dari penelitian ini adalah meskipun beberapa strategi telah diterapkan seperti diversifikasi pangan lokal, insentif produksi kedelai nasional, dan peningkatan kerjasama bilateral telah diterapkan ditinjau dari efektifitasnya masih terbatas dikarenakan lemahnya koordinasi lintas sektor, keterbatasan lahan dan tekanan pasar global. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting tentang pentingnya reformasi pangan dan ivenstasi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-08-09

Cara Mengutip

Moh Ibrohim, Fikri Ardiyansyah, & Ryan Rudyarta. (2025). Strategi Indonesia dalam Menekan Ketergantungan Impor Gandum dan Kedelai (2010–2023): Perspektif Ketahanan Ekonomi Nasional. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2410–2420. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1513

Terbitan

Bagian

Artikel