Avoided Loss Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan untuk Keamanan Nasional, Ekologis, dan Human Security Indonesia

Penulis

  • Khulfi Khalwani Universitas Pertahanan RI
  • Margaretha Hanita Universitas Pertahanan RI
  • Jaya D. Cipta Ditjen Gakkum Kehutanan, Kementerian Kehutanan

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2463

Kata Kunci:

Keamanan Nasional, Kebakaran Hutan dan Lahan, Avoided Loss, Keamanan Manusia, Keamanan Ekologis, Aksi Iklim

Abstrak

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia merupakan permasalahan lingkungan yang memiliki dampak multidimensional terhadap keamanan nasional, terutama melalui gangguan pada kesehatan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan ketahanan sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan signifikan luas area terbakar. Namun, capaian tersebut masih cenderung dipahami secara deskriptif dalam perspektif lingkungan, tanpa disertai pengukuran yang memadai terhadap kerugian sosial-ekonomi yang berhasil dicegah, serta belum sepenuhnya ditempatkan dalam kerangka keamanan nasional yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai kerugian sosial-ekonomi yang berhasil dihindarkan (avoided loss) akibat penurunan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mereposisi pengendalian karhutla sebagai bentuk aksi iklim yang berkontribusi terhadap penguatan keamanan nasional melalui stabilitas ekologis dan pertahanan non-militer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan, yang diperkaya dengan estimasi ekonomi lingkungan berbasis data sekunder. Perhitungan avoided loss dilakukan menggunakan pendekatan konservatif per hektare dan dianalisis dalam kerangka keamanan non-tradisional. Secara teoretis, penelitian ini mengintegrasikan perspektif konstruktivisme yang memandang ancaman sebagai hasil konstruksi sosial, serta pendekatan human security yang menekankan pentingnya perlindungan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi sebagai bagian dari keamanan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan sekitar 78% luas karhutla dibandingkan baseline krisis 2019 telah mencegah kerugian sekitar Rp38,7 triliun. Selain memperbaiki kondisi lingkungan, pengendalian karhutla juga menurunkan risiko kesehatan, gangguan ekonomi, dan kerentanan sosial. Dengan demikian, pencegahan karhutla dapat dipahami sebagai bentuk pertahanan preventif non-militer yang memperkuat keamanan nasional melalui perlindungan sistem ekologis dan kesejahteraan manusia dalam menghadapi ancaman perubahan iklim.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Margaretha Hanita, Universitas Pertahanan RI

Tenaga Profesional Bidang Geostrategi dan Ketahanan Nasional Lemhannas RI

Jaya D. Cipta, Ditjen Gakkum Kehutanan, Kementerian Kehutanan

Pranata Humas, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Kementerian Kehutanan RI

Diterbitkan

2026-04-20

Cara Mengutip

Khalwani, K., Hanita, M., & Cipta, J. D. (2026). Avoided Loss Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan untuk Keamanan Nasional, Ekologis, dan Human Security Indonesia. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 953–960. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2463

Terbitan

Bagian

Artikel