Advokasi Anggaran Water Sanitation And Hygiene (Wash) Berbasis Collaborative Governance Di Tanjung Pasir, Tangerang

Penulis

  • Qofifah Pujawati Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Mawar Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Tsaltsa Arsanti Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3160

Kata Kunci:

advokasi anggaran, WASH, urgensi, collaborative governance, masyarakat pesisir, Tanjung Pasir

Abstrak

Wilayah pesisir memiliki tantangan khusus dalam pemenuhan kebutuhan dasar water, sanitation, and hygiene (WASH). Tanjung Pasir, Tangerang merupakan kawasan pesisir yang menghadapi persoalan serius terkait akses WASH yang belum memadai, keterbatasan anggaran pemerintah daerah, dan rendahnya keterlibatan multipihak dalam perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis model advokasi anggaran WASH urgensi collaborative governance yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat sipil, komunitas lokal dan sektor swasta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi anggaran WASH yang belum efektif mensyaratkan kolaborasi multipihak yang terstruktur, pemanfaatan data berbasis komunitas sebagai instrumen advokasi, serta pelibatan aktif kelompok rentan terutama perempuan dan anak-anak. Prioritas advokasi difokuskan pada peningkatan alokasi anggaran sanitasi dalam APBD, penyusunan regulasi lokal tentang WASH pesisir, dan penguatan kapasitas komunitas dalam pemantauan penggunaan anggaran. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan collaborative dalam advokasi anggaran WASH tidak hanya meningkatkan efektivitas advokasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas pemerintah dalam pemenuhan hak dasar masyarakat pesisir.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-08-20

Cara Mengutip

Pujawati, Q., Mawar, & Arsanti, T. . (2026). Advokasi Anggaran Water Sanitation And Hygiene (Wash) Berbasis Collaborative Governance Di Tanjung Pasir, Tangerang. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(2), 2196–2202. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3160

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama