Analisis Kapasitas Saluran Drainase menggunakan Proram SWMM 5.2
(Studi Kasus Perumahan Gowa Lestari Kabupaten Gowa)
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajst.v2i1.394Kata Kunci:
Analisis Hidrologi, Sistem Drainase, SWMMAbstrak
Seiring dengan pembangunan yang semakin pesat dan diiringi dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat, maka kebutuhan akan lahan baik untuk pemukiman maupun kegiatan perekonomian semakin meningkat. Hal ini dikhawatirkan akan terjadi limpasan dari air hujan yang akan menyebabkan banjir. Salah satu alternatif untuk mencegah banjir adalah melalui saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan saluran drainase awal dengan dan tanpa sedimen dalam menampung curah hujan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan program software Storm Water Management Model 5.2. Hasil yang diperoleh adalah kondisi awal (termasuk sedimen) maupun awal (tanpa sedimen) saluran drainase di perumahan Gowa Lestari tidak dapat menampung curah hujan. Dimana pada dimensi awal (termasuk sedimen) terdapat 10 titik yang mengalami luapan yaitu pada titik F.HILIR-2, E.HULU-2, C.HULU-2, C.HILIR-2, M.HULU-2, K.HULU-1, I.HULU-2, H.HULU-2, N.HULU-2, N.HILIR-2. Sedangkan untuk dimensi awal (tanpa sedimen) terdapat 3 titik yang mengalami luapan yaitu pada titik C.HILIR-2, C.HULU-2, M.HULU-1. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sedimen yang tertumpuk, kurangnya gorong – gorong, serta masyarakat yang kurang bertanggung jawab dengan membuang sampah sembarangan yang berakibat air menggenang dan terjadilah banjir.
Referensi
Arsyad, A. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Asdak, C. (1995). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kodoatie, R. J. (2005). Pengelolaan sumber daya air terpadu. Yogyakarta: Andi Offset
Linsley, R. K., Paulhes, J. Y. H., & Joseph L.H kohler, max A. (1986). Hidrologi untuk insinyur, Jakarta: Erlangga
Martha, W., & Adidarma, W. (1983). Mengenal Dasar-Dasar Hidrologi. Bandung: Nova
Salsabila, A., & Nugraheni, I. L. (2020). Pengantar Hidrologi.
Singh, P.V. (1992). Elemantary hydrology. Prentice-Hall Englewood Cliffs, New Jersey
Sosrodorsono, S., & Takeda, K. (1987). Hidrologi untuk pengairan . Jakarta: pradnya paramita
Suripin. (2004). “Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan”. Yogyakarta: Andi Offset.
Triatmojo, B. (2008). Hidrologi Terapan. In Beta Offset, Yogyakarta (Vol. 59.) Yogyakarta: Beta Offset.





