Hubungan antara Keterlibatan Orang Tua dengan Kesehatan Mental pada Remaja di SMPN 4 Tilamuta
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2666Keywords:
Kesehatan Mental, Keterlibatan Orang Tua, RemajaAbstract
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosional, sosial, dan akademik yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan terdekat, khususnya orang tua, menjadi faktor penting dalam membantu remaja menghadapi berbagai tantangan perkembangan secara adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan orang tua dengan kesehatan mental remaja pada siswa SMP Negeri 4 Tilamuta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 164 siswa dengan sampel sebanyak 62 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala keterlibatan orang tua dan Skala Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan orang tua dengan kesehatan mental remaja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,360 dan nilai signifikansi sebesar p = 0,004 (p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keterlibatan orang tua, maka semakin tinggi pula tingkat kesehatan mental remaja. Sebaliknya, semakin rendah keterlibatan orang tua cenderung berkaitan dengan rendahnya tingkat kesehatan mental remaja. Dengan demikian, keterlibatan orang tua memiliki hubungan yang penting dengan kesehatan mental remaja dan perlu mendapat perhatian dalam upaya mendukung perkembangan psikologis remaja.
Downloads
References
Alnodula, R., & Satriyandari, Y. (2025). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kesehatan Mental Pada Siswa Di Sma Negeri 1 Mlati. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1968–1974.
Daulay, W., Nasution, M. L., & Marlindawani, J. (2023). Pola Komunikasi Keluarga : Studi Kasus Pada Remaja dengan Kategori Resiko dan Gangguan Masalah Kesehatan Jiwa. 01(01), 34–41.
Epstein, J. L. (2001). School, Family, And Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools. Westview Press.
Hao, S., Xu, X., Wang, X., Lei, V. N. L., & Weng, J. (2025). Impact of Parent-Adolescent Relationship, Parental Education, and Family Income on High School Students’Anxiety and Depression. Frontiers in Artificial Intelligence and Applications, 403, 507–514. https://doi.org/10.3233/FAIA250057
Hasanah, U., Mulyani, M. A., & Fitri, H. U. (2025). Hubungan Keterlibatan Orang Tua dan Kesehatan Mental Remaja di MA Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang. AL-IRSYAD: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(1), 273–284.
Health, C. for R., Queensland, U. of, & Health, J. H. B. S. of P. (2022). National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) Laporan Penelitian. In Pusat kesehatan reproduksi. https://qcmhr.org/outputs/reports/12-i-namhs-report-bahasa-indonesia
Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi ke-5). Erlangga.
Ishak, R. E. P., Rahma, S., & Salawali, S. H. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Negeri 2 Limboto. 8(5), 2196–2211. https://doi.org/10.56338/jks.v8i5.7452
Jayanti, L. &. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kesehatan Mental pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 11–19.
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023: Dalam Angka.
Keyes, C. L. M. (2002). The Mental Health Continuum: From Languishing to Flourishing in Life. Journal of Health and Social, 43, 207–222.
Lei, S. (2023). Parenting Style and Its Effect on Adolescents Psychological Well-being. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 13(1), 304–308. https://doi.org/10.54254/2753-7048/13/20230919
Lestari, Y. I., & Yumra, M. A. (2022). Pola Asuh Otoritatif dan Psychological Well-Being Pada Remaja. 3(2), 80–92.
Magfiroh, N. H. (2024). Hubungan Keterlibatan Orang Tua Dan Kesehatan Mental Remaja Pada Siswa Di Smpn 1 Dau. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Oktavia, I., & Sahputra, D. (2025). Pengaruh Komunikasi Interpersonal Orangtua terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Akhir FDK UIN-SU. 3410–3418.
Organization, W. H. (2025). Mental Health of Adolescents. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Priasmoro, D. P. (2020). Korelasi Dukungan Sosial Dengan Kesehatan Jiwa Santri Putra Di Pondok Pesantren Lumajang. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(3), 424. https://doi.org/10.33366/jc.v8i3.1941
Putra, R. F. N. P. (2023). Adaptasi Mental Health Continuum – Short Form. 5(2), 86–96. https://doi.org/10.26539/pcr.521768
Ramadhan, M. (2022). Hubungan Antara Keterlibatan Orang Tua Dan Lingkungan Belajar Dengan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X Mipa Sma Negeri Di Kota Amlapura. Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.
Sugiyono, P. D. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (M. Dr. Ir. Sutopo. Spd (ed.); 2nd ed.). ALVABETA, cv.
Wu, Y. (2024). Analysis of the Impact of Multidimensional Stressors on Adolescent Mental Health. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 75(1), 163–168. https://doi.org/10.54254/2753-7048/2024.17951
Yu, Y., & Ho, H. (2018). Parental Involvement and Adolescent Mental Health in Taiwan : Gender and Mediational Effects. 10(1), 111–123.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Taufik Djafar, Anik Indarwati, Zulkarnain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










