Hubungan Antara Fatherless Dengan Regulasi Emosi Pada Remaja SMP Negri 1 Limboto
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2676Keywords:
Fatherless , Regulasi Emosi, RemajaAbstract
Permasalahan regulasi emosi pada remaja menjadi perhatian karena masa remaja ditandai perubahan emosional, sosial, dan psikologis yang kompleks. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan keluarga, khususnya keterlibatan ayah, dalam membantu remaja mengelola emosi secara adaptif. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan regulasi emosi adalah kondisi fatherless, yaitu kurangnya keterlibatan figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun emosional. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara fatherless dengan regulasi emosi di SMP Negeri 1 Limboto. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Responden penelitian berjumlah 57 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Father Presence Questionnaire (FPQ) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil uji reliabilitas menunjukkan variabel fatherless memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.964 dan regulasi emosi sebesar 0.813 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data menggunakan uji deskriptif, normalitas, linearitas, dan Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 24 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif dan signifikan antara fatherless dengan regulasi emosi remaja. Nilai korelasi sebesar r = -0,623 dengan signifikansi p = 0,000. Temuan penelitian menunjukkan remaja dengan keterlibatan ayah yang rendah cenderung mengalami kesulitan memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi ketika menghadapi masalah sehari hari, sehingga diperlukan perhatian lingkungan sekolah untuk mendukung perkembangan emosional remaja secara optimal.
Downloads
References
Amandha, A. (2021). Hubungan Keterlibatan Peran Ayah Dengan Regulasi Emosi Pada Remaja Yang Orang Tuanya Bercerai di Kota Samarinda. Universitas Mulawarman Samarinda.
Eisenberg, N., Smith, C. L., Sadovsky, A., & Spinrad, T. L. (2004). Effortful Control: Relations with Emotion Regulation, Adjustment, and Socialization in Childhood. In Handbook of Self-Regulation: Research, Theory, and Applications.
Fajriyanti, A., & Safitri, D. (2024). Fenomena Fatherless di Indonesia. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 94–99.
Gross, J. J. (1998). Antecedent- and Response-Focused Emotion Regulation: Divergent Consequences for Experience, Expression, and Physiology. Journal of Personality and Social Psychology, 74(1), 224–237.
Gross, J. J. ( 2014). Handbook of Emotion Regulation. Guilford Publications.
Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual Differences in Two Emotion Regulation Processes: Implications for Affect, Relationships, and Well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362.
Gross, J. J., & Thompson, R. A. (2007). Emotion Regulation: Conceptual Foundation. In Handbook of Emotion Regulation.
Indonesia, I. D. A. (2022). Laporan Kesehatan Mental Remaja Indonesia 2022.
Krampe, E. M., & Newton, R. R. (2006). The Father Presence Questionnaire: A New Measure of the Subjective Experience of Being Fathered. Fathering: A Journal of Theory, Research & Practice about Men as Fathers, 4(2).
Kustanto, N. D., & Khoirunnisa, R. N. (2022). Hubungan antara peer attachment dengan regulasi emosi pada mahasiswa tingkat akhir. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(5), 134–142.
Lamb, M. E., Pleck, J. H., Charnov, E. L., & Levine, J. A. (1985). Paternal behavior in humans. American Zoologist, 25(3), 883–894.
Organization, W. H. (2025). Adolescent mental health. In WHO Fact Sheets. World.
Prabawati, T. (2024). Hubungan Antara Fatherless Dengan Regulasi Emosi Remaja Kelas XI Di SMK Negeri 10 Semarang. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Ragita, S., & Fardana, N. (2021). Pengaruh keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap kematangan emosi pada remaja. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 417–424.
Sefanya, N., & Kurniawati, M. (2024). Korelasi ketiadaan peran ayah dengan regulasi emosi pada remaja perempuan. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(4).
Sengkey, M. M. (2025). Dampak ketidakhadiran ayah terhadap perkembangan emosi remaja: Tinjauan literatur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4949–4952.
Smith, D. (2011). Father’s Day for the Fatherless. Ask Dr. Darcy.
Thompson, R. A. (1994). Emotion regulation: A theme in search of definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59(2–3), 25–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsa Veronika Koem, Anik Indarwati, Muhammad Mursyid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










