Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Berbantuan Media Video Interaktif Terhadap Pemahaman Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas III MI Hikmatul Hasanah Keusik
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2942Keywords:
Direct Instructio, Video Interaktif, Pemahaman Belajar, , Motivasi Belajar, IPASAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan media video interaktif terhadap pemahaman belajar dan motivasi belajar siswa kelas III MI Hikmatul Hasanah Keusik pada mata pelajaran IPAS dengan materi Lingkungan Alam dan Buatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 11 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian mencakup tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman belajar dan angket skala Likert untuk mengukur motivasi belajar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman belajar dari 11,45 (pretest) menjadi 12,73 (posttest). Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,001) yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap pemahaman belajar siswa. Skor motivasi belajar juga meningkat dari rata-rata 85,45 menjadi 115,64. Hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 0,6473 dengan kategori sedang. Validasi instrumen oleh tiga ahli menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, model Direct Instruction berbantuan media video interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Anggrayni, R. (2024). Pengembangan media video interaktif dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 9(2), 45–58.
Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Arsyad, A. (2020). Media pembelajaran (Edisi revisi). PT Raja Grafindo Persada.
Awaliyah, S. (2024). Pengaruh video interaktif terhadap perhatian dan motivasi belajar siswa MI. Jurnal Pendidikan Islam Dasar, 5(1), 12–25.
Azzahra, N., Rahayu, S., & Pratiwi, D. (2024). Rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar: Analisis faktor dan solusi. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(3), 88–101.
Chen, Y., & Liao, H. (2024). Interactive video for cognitive and affective development: A systematic review. Computers & Education, 198, 104930. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2024.104930
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2002). Motivational beliefs, values, and goals. Annual Review of Psychology, 53(1), 109–132.
Fitriyah, L., & Lestari, R. (2021). Dampak metode ceramah terhadap keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 8(2), 55–68.
Hamzah, B. U. (2022). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.
Hidayat, A., & Sulistyowati, E. (2021). Tantangan pembelajaran IPAS pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 30–42.
Keller, J. M. (2010). Motivational design for learning and performance: The ARCS model approach. Springer.
Laurent-Prophete, Johnson, et al. (2024). Direct Instruction in elementary reading curricula: Evidence of comprehension improvement. Journal of Educational Research, 117(2), 88–104.
Lestari, D. (2022). Pengaruh model direct instruction terhadap hasil belajar IPAS siswa SD. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 8(2), 112–125.
Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Piaget, J. (1973). To understand is to invent: The future of education. Grossman Publishers.
Pitriyanita, S. (2025). Efektivitas media video interaktif terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, 6(1), 78–91.
Putra, R. (2021). Penggunaan video interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Edutech, 10(2), 88–99.
Rahman, A. (2023). Video interaktif dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(3), 145–158.
Sanjaya, W. (2023). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sardiman, A. M. (2020). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. PT Raja Grafindo Persada.
Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sudjana, N. (2021). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.
Utami, R., & Subekti, A. (2025). Video interaktif dan peningkatan motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(2), 110–123.
Wibowo, T. (2023). Efektivitas video interaktif pada pembelajaran tematik di sekolah dasar terhadap retensi dan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 56–69.
Wulandari, P., & Setiawan, B. (2022). Penerapan model ARCS melalui video interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS di SD. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(3), 201–215.
Zhang, L. (2025). Interactive versus non-interactive video: Effects on conceptual understanding in elementary science. Journal of Science Education and Technology, 34(2), 180–195.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elis Qurota 'Ayun, Evitasari, Fauzi Fadliansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










