Pengaruh Work Engagement dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention pada Pegawai Milenial
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1772Kata Kunci:
work engagement, stres kerja, turnover intention, pegawai milenial, psikologi organisasiAbstrak
Fenomena tingginya turnover intention di kalangan pegawai milenial menjadi tantangan serius bagi organisasi dalam mempertahankan talenta terbaiknya. Work engagement dan stres kerja diduga memainkan peran penting dalam membentuk niat pegawai untuk keluar dari organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh work engagement dan stres kerja terhadap turnover intention pada pegawai milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel terdiri dari 120 responden berusia 25–40 tahun yang bekerja di sektor swasta di wilayah urban, diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala terstandar: Utrecht Work Engagement Scale (UWES), Job Stress Scale (JSS), dan Turnover Intention Scale (TIS-6), lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention (β = -0,321; p < 0,01), sedangkan stres kerja berpengaruh positif signifikan (β = 0,417; p < 0,01). Model regresi mampu menjelaskan 47,2% variabilitas turnover intention. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan keterlibatan kerja dan mengelola stres kerja untuk menekan tingkat turnover intention pada pegawai milenial. Organisasi disarankan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, fleksibel, dan bermakna guna meningkatkan retensi karyawan.
Unduhan
Referensi
Al-Ababneh, M. M. (2020). Linking employee empowerment to employee engagement: The role of job characteristics. International Journal of Productivity and Performance Management, 69(6), 1203–1220. https://doi.org/10.1108/IJPPM-09-2019-0433
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job Demands–Resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Basyar, H., & Prasetyo, H. (2022). The Influence of Work Stress and Compensation on Employee Turnover Intention in the Digital Age. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 75–85. https://doi.org/10.31294/jeko.v15i2.12234
Fitria, N., & Dewi, P. K. (2021). Work engagement dan turnover intention pada karyawan milenial: Peran mediasi kepuasan kerja. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 10(2), 95–108. https://doi.org/10.22146/jpio.2021.XXXXX
Fitriani, A., Nugroho, Y., & Permatasari, R. (2020). The Effect of Work Stress and Organizational Commitment on Turnover Intention. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(2), 135–144. https://doi.org/10.9744/jmk.22.2.135-144
Fitriani, R., Hidayah, N., & Marlina, S. (2020). Pengaruh stres kerja terhadap turnover intention karyawan generasi milenial. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 5(2), 89–98. https://doi.org/10.20473/jpkm.v5i2.2020
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Babin, B. J., Anderson, R. E., & Black, W. C. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Pearson Education.
Hanum, N. A., & Rachmawati, R. (2022). Job stress and turnover intention: The mediating role of affective commitment among millennials. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 13(1), 45–56. https://doi.org/10.24853/jmo.13.1.45-56
Karasek, R. A. (1979). Job demands, job decision latitude, and mental strain: Implications for job redesign. Administrative Science Quarterly, 24(2), 285–308. https://doi.org/10.2307/2392498
LinkedIn. (2022). Global Talent Trends Report 2022. LinkedIn Talent Solutions. https://business.linkedin.com
Nasution, A. P., & Marlina, E. (2019). Pengaruh stres kerja terhadap turnover intention karyawan sektor pelayanan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 21(2), 101–112. https://doi.org/10.9744/jmk.21.2.101-112
Pratama, R. A., & Wahyuni, S. (2020). Work engagement sebagai prediktor retensi karyawan milenial: Studi pada industri kreatif. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(3), 233–246. https://doi.org/10.23917/jim.v8i3.XXXXX
Putri, A. D., & Hidayat, A. A. (2022). Pengaruh work engagement terhadap turnover intention pada karyawan startup digital. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 13(1), 55–65. https://doi.org/10.22219/jimb.v13i1.18033
Rahman, T., Prasetyo, E. W., & Yulianti, E. (2023). Strategi pengelolaan ASN milenial: Perspektif motivasi kerja dan loyalitas. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 14(2), 77–91. https://doi.org/10.31289/jakp.v14i2.11656
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson.
Sari, M., & Hartono, R. (2021). The Relationship Between Job Stress and Employee Performance in the Service Sector. Jurnal Psikologi Insight, 3(1), 11–20. https://doi.org/10.21831/insight.v3i1.37786
Sari, R. P., & Hartono, D. (2021). Pengaruh stres kerja terhadap niat berhenti kerja pada karyawan generasi milenial. Jurnal Psikologi Indonesia, 10(1), 44–53. https://doi.org/10.22146/jpi.62197
Schaufeli, W. B. (2018). Work engagement in Europe: Relationships with national economic indicators, governance and culture. Organizational Dynamics, 47(2), 120–132. https://doi.org/10.1016/j.orgdyn.2018.01.003
Setiawan, R., & Raharja, S. (2023). Pengaruh Keterlibatan Kerja terhadap Intensi Keluar dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.23917/jim.v11i1.17033
Sihombing, S., & Yasa, N. N. K. (2019). Stres kerja dan turnover intention: Peran kepuasan kerja sebagai mediator. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 21(1), 33–40. https://doi.org/10.9744/jmk.21.1.33-40
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Revisi). Alfabeta.
Utami, P. Y., Widhiarso, W., & Nugroho, H. (2022). Work engagement sebagai prediktor turnover intention pada pekerja muda. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 11(3), 145–158. https://doi.org/10.22146/jpio.61390
Wijayanti, R., & Kurniawan, D. (2020). Persepsi generasi milenial terhadap budaya kerja dan loyalitas organisasi. Jurnal Humaniora, 32(1), 101–112. https://doi.org/10.22146/jh.52301
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Natinggel Novalina Sovia, Novita Khoirunisa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










