Pengaruh Logam Merkuri (Hg) terhadap Pertumbuhan Jati Putih (Gmelina Arborea)
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajst.v1i1.266Kata Kunci:
merkuri, kontaminasi, fitoremediasiAbstrak
Media yang terkontaminasi Hg dengan konsentrasi berbeda, meenunjukkan respon yang berbeda terhadap tanaman Jati putih (Gmelina arborea), pada berbagai lahan terkontaminasi. Pertumbuhan tanaman berbeda-beda Berdasarkan laju pertambahan jumlah daun, kecepatan pertumbuhan jati putih semakin berkurang dengan bertambahnya konsentrasi merkuri (Hg) pada media tumbuhnya. Pertambahan tinggi batang juga menunjukkan berkurangnya kecepatan pertambahan tinggi batang yang disebabkan adanya merkuri (Hg). Berkurangnya kecepatan pertambahan jumlah daun dan pertambahan tinggi batang tidak begitu signifikan sampai pada konsentrasi merkuri (Hg) pada media melebihi 150 ppm, yang menunjukkan bahwa jati putih (Gmelina arborea) mampu beradaptasi pada media terkontaminasi merkuri (Hg) yang relatif tinggi.
Referensi
Antam. (2002). Sekilas Informasi Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor. Bogor: PT. Aneka Tambang Tbk.
Gunradi R., Sukmana, Ta’in, Z., Nixon. (2000). Laporan Penelitian PemantauanUnsur Hg (Merkuri) AkibatPenambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) diDaerah Pongkor, Jawa Barat dengan Pemetaan Geokimia.
Juhaeti, T. (2004). Potensi Centrocema pubescence, Calopogonium mucunoides, dan Micania cordata dalam Membersihkan Logam Kontaminan pada Limbah Penambangan Emas. LIPI. Bogor.
Mangkoedihardjo, 2005. Fitoteknologi dan Ekotoksikologi dalam Desain Operasi Pengomposan Sampah. ITS. Surabaya.
Priyanto, B. (2006). Tekik fitoremediasi. ITB. Bandung
setiabuti, B.T. (2005). Penyebaran merkuri akibat usaha pertambangan emas di daerah sangon, kabupaten kulon progo, d.i. Yogyakarta. UGM. Jogjakarta.
Siregar, Mulya, E. B. (2005). Potensi Budidaya Jati. http:// repository.usu.ac.id/bitstream/.../999/1/hutan-edi%20batara10.pdf, diakses tanggal 1 Februari 2014.
Widyati, E. (2004). Tinjauan tentang peranan mikroba tanah dalam Remediasi lahan terdegradasi.





