Implementasi Pola Asuh dengan Pendekatan Kasih Sayang untuk Mengatasi Agresivitas Anak Usia Dini

Authors

  • Sakhat Maulidah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Mumun Muniroh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i1.820

Keywords:

Agresivitas, Anak usia dini, Pendekatan kasih sayang, Pola Asuh

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan penulis untuk mengimplementasikan  pola asuh dengan pendekatan kasih sayang untuk mengatasi agresivitas anak usia dini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan  pola asuh dengan pendekatan kasih sayang untuk mengatasi agresivitas anak usia dini di KB Muslimat NU Masyithoh Pegandon. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024 s/d tanggal 14 November 2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.  Untuk teknik analisis datanya melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan kasih sayang efektif membantu siswa menjadi individu yang stabil secara emosional dan mampu mengelola konflik. Di KB Muslimat NU Masyithoh Pegandon, guru menghadapi tantangan dari faktor individu, lingkungan, dan sistem pendidikan, tetapi tetap menunjukkan inisiatif tinggi melalui komunikasi dengan orang tua, penciptaan lingkungan yang mendukung, pemberian pujian, empati, serta inovasi seperti metode pembelajaran berbasis permainan, pendekatan personal, dan penggunaan teknologi. Kerja sama guru dan orang tua berperan penting dalam keberhasilan pendekatan ini, yang terbukti mengurangi agresivitas siswa sekaligus meningkatkan keterampilan emosional dan sosial siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-02-28

How to Cite

Maulidah, S., & Muniroh, M. (2026). Implementasi Pola Asuh dengan Pendekatan Kasih Sayang untuk Mengatasi Agresivitas Anak Usia Dini. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 4(1), 31–38. https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i1.820

Issue

Section

Artikel