Studi Perbandingan Metode Pengajaran yang Digunakan oleh Guru di SDIT Daarul Fikri dan SD Maarif NU Salafiyah serta Dampaknya terhadap Motivasi Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2954Keywords:
metode pengajaran, SDIT Daarul Fikri, SD Maarif NU Salafiyah, student-centered learning, modifikasi metode tradisionalAbstract
Metode pengajaran merupakan pilar utama dalam menentukan keberhasilan transformasi ilmu dan pembentukan karakter di tingkatsekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan secara komprehensif pendekatan pedagogis yang diterapkan di dua institusi dasar berbasis Islam dengan latar belakang teologis dan kultural yang berbeda, yaitu SDIT Daarul Fikri (berbasis konsep IslamTerpadu) dan SD Maarif NU Salafiyah (berbasis nilai kultural Nahdlatul Ulama). Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, kajian inimemfokuskan pada bagaimana dinamika taktik pengajaran di kelas berimplikasi langsung terhadap motivasi belajar intrinsik maupun ekstrinsik siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa SDIT Daarul Fikri dominan menerapkan student-centered learning lewat metode interaktif dan kontekstual yang memicu motivasi eksploratif yang tinggi, meskipun rentan menimbulkan kejenuhan akibat durasi full-day school. Sebaliknya, SD Maarif NU Salafiyah mengombinasikan struktur modern dengan modifikasi metode tradisional seperti sorogan, bandongan, dan pembiasaan spiritual (habitual action) yang berdampak signifikan pada stabilitas mental belajar, ketekunan, sertakepatuhan berbasis adab. Studi ini menyimpulkan bahwa kedua model memiliki keunggulan kompetitif yang dapat disinergikan untuk menciptakan formula pedagogi dasar Islam yang ideal.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Fikri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










