Akomodasi Dialek Kebahasaan Nabi Muhammad Saw. dalam Interaksi dengan Berbagai Kabilah Arab: Analisis Historis dan Sosiolinguistik Berdasarkan Riwayat Hadis

Penulis

  • Bustanul Ulum UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Aang Saeful Milah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3398

Kata Kunci:

Akomodasi Bahasa, Dialek Arab, Nabi Muhammad Saw., Hadis, Sosiolinguistik

Abstrak

Artikel ini menganalisis akomodasi dialek kebahasaan Nabi Muhammad saw. ketika berinteraksi dengan berbagai kabilah Arab melalui pendekatan historis dan sosiolinguistik berbasis riwayat hadis. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa masyarakat Arab awal bukan komunitas linguistik yang homogen, melainkan terdiri atas beragam lahjah yang terkait dengan identitas kabilah, wilayah, dan prestise sosial. Dalam situasi tersebut, komunikasi profetik tidak dapat dipahami semata sebagai penyampaian ajaran normatif, tetapi juga sebagai praktik kebahasaan yang mempertimbangkan latar tutur para penerima pesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka. Data primer berupa hadis-hadis yang berkaitan dengan pluralitas bahasa Arab, variasi ahruf, bentuk-bentuk dialektal dalam matan, dan riwayat interaksi Nabi dengan kelompok sosial yang berbeda. Data sekunder meliputi kitab-kitab syarah, literatur lughat al-qaba’il, serta jurnal mutakhir tentang sosiolinguistik Arab dan studi hadis kontekstual. Analisis dilakukan dengan memadukan pembacaan historis terhadap konteks periwayatan dan Communication Accommodation Theory untuk menilai fungsi sosial penyesuaian bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akomodasi kebahasaan Nabi bekerja pada tiga level: pengakuan terhadap pluralitas bahasa Arab dalam bingkai makna yang sama, keluwesan pada level bentuk dan register, serta sensitivitas terhadap jarak sosial antara penutur dan lawan tutur. Temuan ini menegaskan bahwa kefasihan Nabi tidak bersifat kaku, tetapi adaptif dan berorientasi pada keterpahaman, efektivitas dakwah, serta integrasi sosial. Dengan demikian, studi hadis perlu lebih serius memasukkan dimensi dialek dan sosiolinguistik sebagai bagian penting dalam pembacaan matan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-08-30

Cara Mengutip

Ulum, B., & Aang Saeful Milah. (2026). Akomodasi Dialek Kebahasaan Nabi Muhammad Saw. dalam Interaksi dengan Berbagai Kabilah Arab: Analisis Historis dan Sosiolinguistik Berdasarkan Riwayat Hadis. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(2), 2896–2903. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i2.3398

Terbitan

Bagian

Artikel